Rabu, 08 Agustus 2012

My Brother? Or My BF ? (Part VI)

Kata teman ku... dia bilang BF itu best friend... Tapi, sebenarnya BF itu Boy Friend...Oke enjoy Reading for you all... Kim Ryeon Ah! Ini part 6nya...

RyeonA:Wuah! Masuk! Dah Seungri! (meniggalkan Seungri)
Seungri:Dah...(kecewa)
Author: Woi, Seungri, cepet! Udah masuk sono.
Seungri:Kenapa ada Author disini? Eh iya makasih ngingetin! (Lari kekelasnya)


Pulang sekolah...
Sekolah sudah sepi.RyeonA masih terpikir akan Seungri dan Kakaknya. Dia bingung, stress, pusing. Dia memang mencintai Seungri tapi Kakaknya benci Seungri. RyeonA pun pergi ketaman sekolah. Dia menge-SMS Daesung untuk menjemputnya.

Seungri:Kukira kau ditempat parkir.(tiba-tiba datang)
RyeonA: Ah...aku ingin refresing... bosan menunggu di tempat parkir.
Seungri duduk disamping RyeonA.
RyeonA:Aneh, ya?
Seungri:Apa?
RyeonA:Kenapa setiap kau dekat denganku aku suka merinding?
Seungri:Mungkin merinding jika dekat orang yang tampan... (mencolek pipi RyeonA)
RyeonA:Ah , Seungri. Kau lucu sekali...

Author POV end
Daesung POV
Aku mencari-cari dimana RyeonA. Aku pergi kekelasnya tidak ada, tempat parkir tidak ada, kantin juga dia tidak ada. Sialnya, AKU ENGGAK PUNYA PULSA (Kayak iklan). Oh ya! Aku belum pergi ke taman sekolah. Aku pergi ketaman sekolah dan melihat RyeonA bersama Namja itu lagi. Aku marah dan mendekati mereka.

Daesung:Kau sedang apa?! Ha?!
RyeonA:Hah?! Oppa?!
Daesung: Sudah kubilang jangan dekati dia! (sambil menunjuk RyeonA)
Seungri: (sambil berdiri) Sepertinya kau tidak bilang begitu kemarin.
Daesung:Walaupun aku tidak bilang seharusnya kau sadar sendiri. Berani sekali kau memeluk dan mencoleknya!! Dasar!
Seungri: Mianhe saja, harusnya kau memberikan kebebasan berteman pada RyeonA!
Daesung:Kau lancang sekali!
RyeonA:Sudah kalian hentikan! (terisak)

Aku hilang kesabaran. Aku ingin sekali memberikan pukulanku pada Namja itu. Tapi kutahan. Nanti kalau aku memukulnya teman Author yang Fahira baca ini dia akan tersedu-sedu. Sabar Daesung...sabar...

Daesung:Sebenarnya aku ingin sekali memukulmu.
Seungri: Dasar pengecut! Pukul saja kalau berani!

Aku benar-benar lost control sehingga aku benar2 ingin memukulnya. Ketika aku hendak memukulnya, RyeonA memegang tanganku.

RyeonA:Ja...ngan...sakiti...dia...
Desung dan Seungri:!!!
Daesung:Apa-apaan ini??!! Lepaskan aku!
RyeonA:Oppa...jangan sakiti dia, pukul saja aku...

Apa maksudnya ini? Dia memilih dia dibanding aku kah? Aku melepaskan tangan RyeonA dari tanganku.
Daesung:RyeonA!Kita pulang!!(meninggalkan Seungri)
RyeonA:I...iya...Maaf Seungri...(menghapus air matanya dan mengikuti Daesung)

Di rumah...
Aku benar-benar marah karena tadi. Padahal kemarin aku cuek-cuek saja.
Daesung: Apa-apaan tadi?! Kenapa kau mencegaku ha?!
RyeonA:Karena...aku benci perkelahian ....(terisak)
Daesung:Bohong.
RyeonA:Aku benci perkelahian!!!
Daesung: BOHONG!
RyeonA: Karena aku mencintainya! Oppa puas?

Aku benar-benar marah dan aku menjadi lost control. Tampa sadar aku telah...Menamparnya.
PLAK!!!!

RyeonA:Ah!!!
Daesung:...!!!

Aku melihat ada darah mengalir dari pipinya. Aku jadi sadar kembali.
Daesung:RyeonA, aku...
RyeonA: AKU BENCI PADAMU!!!

RyeonA berlari kekamarnya. Aku mendengar suara pintu dibanting. Aku berlari kekamarnya dan menggedor-gedor pintu kamarnya.

Daesung:RyeonA! Aku minta maaf!Mianhe...
RyeonA:BERISIK!
Daesung:RyeonA, dengar aku dulu...
RyeonA:BERISIK! KAU HANYA OPPA YANG JAHAT!
Daesung: Aku menyayangimu, makanya aku marah pada orang yang macam2 padamu...
RyeonA: OPPA HANYA INGIN MENGGANGGU KEHIDUPANKU! SANA!

Aku merasa sesak. Kata-katanya sungguh menyakitkan.Aku menangis sejadi-jadinya. "Kenapa aku menamparnya? Kenapa?" Aku terus bertanya dan bertanya...Aku sangat menyesal. Aku terus menangis. Aku lihat jam sudah pukul satu malam. Aku tidak bisa tidur memikirkan kesalahanku tadi.

Berjam-jam aku menyendiri didepan kamar RyeonA. Aku terdiam dan terdiam. 'OPPA HANYA INGIN MENGGANGGU KEHIDUPANKU! SANA!' kata-kata itu terus ada dikepalaku. 'BERISIK! KAU HANYA OPPA YANG JAHAT!' aku juga terus memikirkan kata-kata itu. Aku memang oppa yang jahat. Aku benar-benar merasa bersalah.

Waktu menunjukan pukul lima. Biasanya RyeonA sudah bangun aku pun mengetuk ngetuk pintu kamar RyeonA.

Daesung:RyeonA...RyeonA... kau sudah bangun?

Tidak ada jawaban. Aku membuka kamar RyeonA, aku terkejut. RyeonA tidak ada disana.Aku melihat ada surat kecil di atas bantal. Isinya---
"Oppa, aku minta maaf. Tapi, aku tidak mau mengganggu hidupmu lagi. Aku tahu kau menyayangiku. Aku juga menyayangimu ,oppa. Tapi, cinta itu lebih mahal harganya dari pada apapun. Aku ingin mengejar Seungri. Maafkan aku oppa. Semoga kau terus mengingatku.

Salam hangat,


(RyeonA)"

Aku terjatuh membaca surat itu. Dia... meninggalkanku? Aku merasa sesak. Aku pun berteriak-teriak layaknya orang gila.
Daesung: RYEON A!!!!MAAFKAN AKU!!!!

Katakan kalau yang ini sangat mengharukan. Komentar ya kalau kalian menangis. Kalau mau jujur, aku juga hampir nangis. Tunggu part VII

Tidak ada komentar:

Posting Komentar